Minggu, 20 Januari 2013

Laporan Penilitian Pembuatan Koneksi LAN

Diposting oleh Dittas Nurazizah Putri di 20.01


BAB I PENDAHULUAN


A.  Latar Belakang Masalah

Laporan penelitian ini kami buat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Dengan dibuatnya laporan penellitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dari pembaca. LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung. satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri. Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, untuk mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.Selain dengan kabel LAN bisa bekerja dengan menggunakan wireless, berikut cara kerja wireless LAN.


B. Rumusan Masalah
“Bagaimana cara kerja LAN dengan menggunakan topologi star?”

C. Tujuan Penelitian
“Untuk mengetahui cara membuat jaringan LAN pada topologi star”


D. Hipotesis
Berdasarkan pengalaman saya saat melakukan penelitian ternyata LAN memudahkan pengguna jarigan untuk berfungsi agar komputer dapat terhubung antara satu komputer dengan komputer yang lain sehingga bisa bertukar data dan berbagi pakai perangkat lunak yang lain.

E. Landasan Teori
Berdasarkan pengalaman kami selama melaksanakan penelitian ini, LAN (Local Area Network) yang dulunya berkonsep proses distribusi ( Distributed Processing ). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani bebrapa terminal yang tersambung secara seri  disetiap komputer.

Ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringan sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer ( Peer to Peer System ) saja tanpa melalui kompuer pusat. Dan mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN ( Local Area Network ).

F. Metode Penelitian
Metode penelitian oleh penulis dipilih dengan memperlihatkan obyek yang sering dibutuhkan banyak orang untuk urusan skala besar maupun skala kecil. Sehingga dapat dengan mudah dikenali dan dapat pula menggunakan fungsi LAN dengan baik untuk berbagai keperluan.







BAB II PERCOBAAN

A. Alat dan Bahan

Untuk membuat sebuah jaringan LAN ada material yang kita butuhkan. Berikut Peralatan atau material yang dibutuhkan untuk membuat sebuah jaringan komputer LAN :
1. Dua atau lebih PC
2. Network Card sesuai dg jumlah PC
3. Kabel coaxial atau UTP
4. Hub bila diperlukan
5. Terminator
6. T-Connector

B. Prosedur Percobaan

1. Sebelumnya anda harus mengetahui dahulu tipe jaringan yang ingin anda gunakan

2. Pasanglah kabel dan network card. Pemasangan kabel disesuaikan dengan topologi/tipe jaringan yang anda pilih sedangkan pemilihan network card disesuaikan dengan slot yang ada pada motherboard anda. Bila board anda punya slot PCI maka itu lebih baik karena LAN card berbasis PCI bus lebih cepat dalam transfer data.
3. Bila anda menggunakan tipe bus maka pada masing-masing komputer harus anda pasang T-Connector yang memiliki dua input. Dan pada komputer yang hanya mendapat 1 input pada input kedua harus dipasang terminator kecuali bila anda membuat jaringan berbentuk circle(lingkaran) dimana semua komputer mendapat 2 input. Misalnya komp1,komp2,komp3 berjajar maka t-conncector pada komp1 dipasang terminator dan kabel ke komp2. Pada komp2 dipasang kabel dr komp1 dan kabel ke komp3. Sedangkan komp3 dipasang kabel dr komp2 dan terminator.
4. Bila anda memilih topologi star (karena memang saya mengambil penelitian untuk topologi star,maka saya focus ke sini) maka masing-masing kabel dari komputer dimasukkan ke dalam port yang tersedia di hub. Dan bila anda ingin menghubungkan hub ini ke hub lainnya anda gunakan kabel UTP yang dimasukkan ke port khusus yang ada pada masing-masing hub. Langkah selanjutnya adalah sebagai berikut :
Pilih Sistem Operasi yang sesuai, Mis : Windows atau Linux Persiapkan Komputer Server yang memadai, sesuai dengan jumlah klien. Pilih Jenis Jaringan, Mis: Jaringan Kabel atau Wireless. Alat – Alat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan LAN :
1. PC Server
2. OS (Operating System)
3. Lan Card (untuk jaringan kabel) atau Card WLAN (U/ Wireless)
4. Kabel UTP Cat 5 (u/ jaringan Kabel)
5. Access Point (U/ Jaringan Wireless)
6. Switch atau Hub (u/ Jaringan Kabel)
7. RJ 45 (u/ jaringan kabel)
8. Pemotong kabel / Crimping Tool (u/ jaringan Kabel)
9. Tester kabel (u/ Jaringan Kabel)

Langkah terakhir adalah setting control panel network conection

1. Setting network connection di controlpanel>networkConection
2. Klik kanan local Area Conection pilih properties
3. Pilih TAB General pilih internet protocol (TCP/IP) pilih prporties
4. Pilih use the following Ip adress 
5. Masukan IPadress : 154.168.0.1.0.3 subnet mask : 255.255.255.0 
6. pilih OK (contoh IP,tergantung anda berada dimana,itulah IP Address anda)
7. Klik kanan mycomputer pilih properties
8. pilih TAB ‘Computer Name’ pilih tombol ‘change’
9. di member of pilih ‘workgorup’isi apasaja misal ‘SEMICO’
10. Isi ‘Computer Name’ apasaja misal ‘User 1′
11. Pilih ‘OK’ atomatis windows merestart
12. Lakukan hal demikian di komputer lain dengan syarat ‘Computer Name’ harus berbeda dan IP address harus berbeda yang lainya harus sama, misal dikomputer lain ‘computer name’ di isi ‘user 2′ dan ip addressnya : 154.168.0.1.03 untuk ip adress yang harus berbeda cuma digit terakhir yang lainya harus sama. Digit terakhir pada nomor IP address yaitu nomor untuk mengidentifikasi alamat sebuah komputer.

13. Setelah semua dijalankan anda siap memakai jaringan LAN disebuah perusahaan,perumahan 1 komplek,sekolah atau bisa juga didaerah area universitas




BAB III PEMBAHASAN

Seiring dengan berkembang pesatnya teknologi computer didunia mengharuskan semakin besar kebutuhan akan pentransferan data dari satu terminal ke terminal lain yang dipisahkan oleh satuan jarak dan waktu perolehan database, maka semakin tinggi pula kebutuhan akan suatu jaringan yang menghubungkan terminal-terminal yang ingin berkomunikasi dengan efisien. Jaringan tersebut dikenal dengan Local Area Network (LAN). Komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan atau network dihubungkan dengan menggunakan kabel-kabel jaringan. Dalam menyusun hubungan antar komputer dalam sebuah jaringan ini di kenal yang namanya topologi jaringan. Topologi Jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.

Topologi Bintang
            Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar diberbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.




Kelebihan Topologi Bintang
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
- Tingkat keamanan termasuk tinggi. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan Topologi Bintang
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti



BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan
      LAN umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
LAN juga membutuhkan topologi jaringan untuk menghubungkan dari computer satu ke computer lainnya sehingga data yang dibutuhkan lebih cepet terakses dalam 1 server. Biasanya LAN dibutuhkan kepada suatu perusahaan,instantsi pendidikan,dunia perkuliahaan dan masih banyak lagi.
Pada topologi jaringan khususnya star model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak perbankan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar diberbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik


B. Saran
Semoga dengan dibuatnya laporan penelitian ini bisa menambah pengetahuan pembaca. Diharapkan dari penelitian ini semoga adanya penelitian yang lebih lanjut mengenai masalah dalam laporan penelitian ini.




DAFTAR PUSTAKA



0 komentar:

Posting Komentar