Nama : Dittas Nur Azizah Putri
Npm :12110109
Kelas :1KA16
Pada awalnya manusia memang belum megetahui apa-apa sebelum mereka belajar dan mencari tahu apa yang akan di jalani atau di pelajari.
Seperti kata pepatah “Semakin banyak kita tahu, semakin kita tidak mengetahui”. Sebetulnya, apa yang kita ketahui? Bahkan apa yang kita sebut dengan "tahu" (bukan tahu temennya tempe), kita juga tidak yakin sekali apa itu.
Kita tidak banyak tahu tentang:...
*Allah... apa itu Allah?, kita tahu kata Allah dari orang tua, guru, alkitab, pastur/pendeta/ulama. Tapi apa sebetulnya Allah, kita tidak tahu persis. Bahkan bila ada atheis 'memprovokasi' dengan bilang, saya tak percaya Allah ada, kita sibuk berargumentasi macam2, dan akhirnya kembali juga pada kepercayaan masing2, bukan fakta.
Saya kira semua manusia bisa merasakan bahwa cinta kasih itu nyaris seperti oksigen bagi manusia. Pentingnya bukan main. Cinta kasihlah yang menjaga sistem agar induk menyayangi anaknya, suatu spesies disayang dan menyayang kelompoknya dsb. Cinta kasihlah yang kita secara nyata rasakan.
*Hidup... Kita tak yakin hidup ini apa. Apakah mati juga hidup 'yang lain'? Apa bedanya yang esensiel antara hidup dan mati? Kita harus akui, kita tak tahu hidup ini apa.
Sementara kita sedang hidup, kita bicara banyak, bahkan sering terlalu banyak, tentang kematian. Hidup saja kita tak tahu apa, tapi kita sibuk bicara tentang surga dan neraka. Apa itu surga dan neraka? Bagaimana kita tahu?
Sedangkan hidup ini saja kita tak tahu apa.
Seperti ikan2 yang sibuk berbicara tentang alam diluar air, ikan2 tsb tidak tahu banyak tentang air.
Ikan justru merasa tahu semua, yang dia tak tahu cuma air.
Ada kata kata mutiara yang bilang, kalau kita memahami kehidupan kita memahami kematian. Tepat sekali kata kata itu.
*Pikiran... Kita lakukan tiap hari, tidur dan bangun lagi. Ketika bangun kita bicara lagi tentang kehidupan dan kematian. Tapi kita tidak tahu apa itu mimpi.
Apakah mimpi hanya pikiran? Apakah pikiran itu?
Apakah pikiran suatu 'dunia' juga? Apakah nyata? Apa beda nyata dan maya?
Apakah yang maya tak ada?
Apakah yang disebut ada?
Begitu BANYAK yang kita TAK TAHU. Yang kita tahu adalah sebatas yang kita MERASA tahu. Yang kita tahu adalah yang tampil bersentuhan dengan kita.
Sumber : http://www.akupercaya.com/diskusi-general/3047-filsafat-banyak-yang-kita-belum-tahu.html
Mengenai Saya
My Favorite Song
Viewers
Blog List
Popular Posts
-
Pemanasan global atau Global Warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata globa...
-
BAB I 1. LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi komputer meningkat dengan cepat, hal ini terlihat pada era tahun 80-an jaring...
-
Oral Seks VS Kanker Mulut Tahukah anda bahwa aktivitas oral seks bisa menyebabkan timbulnya kanker mulut? Sebuah penelitian dari The John...
Rabu, 03 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar