Kamis, 25 November 2010

MAPPING THE SUBJECT

Diposting oleh Dittas Nurazizah Putri di 06.20
Nama : Dittas Nur Azizah Putri
Npm : 12110109
Kelas : 1KA16


Pertanyaan dasar

Apa itu Tingkah laku? Apa saja ciri perkembangan prilaku atau kepribadian manusia pada masa prasekolah sampai dewasa? Dan sebenarnya apa faktor atau penyebab yang mempengaruhi Tingkah Laku atau sikap kita yang berubah-rubah dari masa kecil hingga dewasa?


Perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan/atau genetika.
Perilaku seseorang dikelompokkan ke dalam perilaku wajar, perilaku dapat diterima, perilaku aneh, dan perilaku menyimpang. Dalam sosiologi, perilaku dianggap sebagai sesuatu yang tidak ditujukan kepada orang lain dan oleh karenanya merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar. Perilaku tidak boleh disalahartikan sebagai perilaku sosial, yang merupakan suatu tindakan dengan tingkat lebih tinggi, karena perilaku sosial adalah perilaku yang secara khusus ditujukan kepada orang lain. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol sosial. Dalam kedokteran perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengidentifikasi faktor penyebab, pencetus atau yang memperberat timbulnya masalah kesehatan. Intervensi terhadap perilaku seringkali dilakukan dalam rangka penatalaksanaan yang holistik dan komprehensif.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manusia :

1.Genetika
2.Sikap – adalah suatu ukuran tingkat kesukaan seseorang terhadap perilaku tertentu.
3.Norma sosial – adalah pengaruh tekanan sosial.
4.Kontrol perilaku pribadi – adalah kepercayaan seseorang mengenai sulit tidaknya melakukan suatu perilaku.




Ruang lingkup
Benjamin Bloom, seorang psikolog pendidikan, membedakan adanya tiga bidang perilaku, yakni kognitif, afektif, dan psikomotor. Kemudian dalam perkembangannya, domain perilaku yang diklasifikasikan oleh Bloom dibagi menjadi tiga tingkat:
•Pengetahuan (knowledge)
Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap obyek melalui indera yang dimilikinya.
•Sikap (attitude)
Sikap merupakan respons tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu, yang sudah melibatkan faktor pendapat dan emosi yang bersangkutan
•Tindakan atau praktek (practice)
Tindakan ini merujuk pada perilaku yang diekspresikan dalam bentuk tindakan, yang merupakan bentuk nyata dari pengetahuan dan sikap yang telah dimiliki.


Selain itu, Skinner juga memaparkan definisi perilaku sebagai berikut perilaku merupakan hasil hubungan antara rangsangan (stimulus) dan tanggapan (respon). Ia membedakan adanya dua bentuk tanggapan, yakni:
•Respondent response atau reflexive response, ialah tanggapan yang ditimbulkan oleh rangsangan-rangsangan tertentu. Rangsangan yang semacam ini disebut eliciting stimuli karena menimbulkan tanggapan yang relatif tetap.
•Operant response atau instrumental response, adalah tanggapan yang timbul dan berkembangnya sebagai akibat oleh rangsangan tertentu, yang disebut reinforcing stimuli atau reinforcer. Rangsangan tersebut dapat memperkuat respons yang telah dilakukan oleh organisme. Oleh sebab itu, rangsangan yang demikian itu mengikuti atau memperkuat sesuatu perilaku tertentu yang telah dilakukan.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Tingkah_laku

kemudian apa saja ciri perkembangan prilaku atau kepribadian manusia pada masa prasekolah sampai jenjang kedewasaan?

Tahapan Perkembang Prilaku dan Kepribadian Manusia.
1. Masa Pralahir(Pranatal)
Merupakan masa yang berlangsung sejak konsepsi (bertemunya sel telur dan sperma) sampai anak lahir.Masa ini cukup penting karena pada saat inilah terbentuknya potensi-potensi manusia ,Potensi mana berpengaruh pada perkebangan selanjutnya.
Beberapa hal penting pada masa Pralahir yang mempengaruhi perkembangan seseorang antara lain:
GIZI, jika ibu hamil kekurang gizi ,akan mengakibatkan berat badan lahir bayi rendah dan perkembangan yang buruk.

Perangsangan, Janin telah menunjukkan reaksi terhadap berbagai perangsanga seperti,peradapan,Tekanan,Perubaha suhu,Suara,Penyinaran,Obat-Obatan atau rangsang kimia .
Emosi Ibu,Misalnya jika ibu.Mengalami ketegang karena Keadaan ekonomi sehingga terjadi gerakan bayi yang melingkat dan adanya unsur kecemasan dalam diri si IBU dapat mempengaruhi kelancaran dari proses melahirkan itu sendiri
Penyakit, Penyakit yang dapat membahayakan janin ,seperti Rubella,Syipilis,TBC,Malaria dan lain-lain.
Usia IBU, Usia antara 20-30 dikatakan ideal untuk mengandung

2. Masa Bayi(usia 0-2th)
Masa ini banyak disebut sebut sebagai berlangsung dari saatr bayi lahir sampai berumur 2 th .Beberapa ciri yang merupakan manifestasi dari adanya proses perkembang pada bayi:
1. Adanya perkembang fisik,yan ditunjukan dari bertambahnya ukuran ,panjang ,dan Berat badan bayi
2. Perkembang Motorik,Seperti adanya respon bayi terhadap rangsang berupa gerakan seluruh tubuh dan Reflek. Contoh,Mengangkat kepala ,dada telungkup,Merangkak,Duduk,Berdiri,jalan dan seterusnya .
3. Perkembangan Befikir (Kognitif) Pada bayi ditandai oleh persyaratan rasa ingin tahu .
4. perkembang emosi dan sosial , Seperti tidur nyenyak ,Berceloteh,Tertawa.


3. Masa anak prasekolah
Masa ini disebut juga masa anak-anak awal ,terbentang antara umur 2-6 th. beberapa ciri perkembangan pada masa ini adalah :
a) Perkembangan Motorik : Dengan bertambah matangnya Perkembangan otak yang mengatur sistem saraf-saraf otot (neuromuskular) memungkinkan anak-anak usia ini lebih lincah dan aktif bergerak .(1983:7-11) Pada perkembangn motorik kasak diawali dengan kemampuan untuk berdiri satu kali selam 1-5 detik , Melompat dengan satu kaki,Berjalan dengan tumit dan berjalan dengan
b) bantuan.Perkembang motorik halus Mulai memiliki kemampuan menggoyangkan jari-jari kaki ,Menggambar dua atau tiga bagian , Mampu menjepit benda , melambaikan tangan ,Makan sendiri ,Minum dari cangkir dengan bantuan , Makan dengan jari, Membuat coretan diatas kertas .
c) Perkembang Kognitif , Sudah mulai menunjukkan perkembang dan anak sudah mempersiapkan diri untuk memasuki sekolah dan tampak sekali kemampuan anak belum mampu menilai sesuatu berdasarkan apa yang mereka lihat dan anak membutuhkan pengalaman belajar dengan lingkungan dan orang tuanya .(2005:25-36)
d) Perkembangan Komunikasi , Perkembangan komunikasi Pada usia ini dapat ditunjukkan dengan perkembangn bahasa anak dengan kemampuan anak sudah mampu memahami kuarang lebih 10 kata , Pada tahun kedua sudah mampu 200-300 kata dan masih terdengan kata-kata ulangan. Pada usia 3 tahun anak sudah mampu menguasai 900kata dan banyak kata-kata yang digunakan seperti Apa,Mengapa,Kapan,dan Bagaimana . Perlu diingat bahwa pada usia ini anak masih belum fasih dalam berbicara.

4.Menurut Prof .Dr. Singgih D.Gunarsa dan Dr.Ny.Y Singgih D,Gunarsa, Ada 4 tugas yang pelu diperhatikan pengembangan komunikasi mengenai perkembangan Bahasa dan berfikir ,yakni:
1. Mengerti pembicaraan orang lain
2. Menyusun dan menambah perbendaharaan kata
3. Menggabungkan kata menjadi kalimat
4. mengucapkan yang baik dan benar
Pada masa ini nampak seakan-akan anak ”haus nama” dimana segala hal ditajanyakan . Dalam segi berfikir ,Anak berada pada tahap pro operrasional egosentris .Dengan bertambahnya usia , Egosentris akan berkurang dan ditambah dengan berbicara anak makin lama makin mapu menggunakan simbol-simbol .(1983:12)
# CLAM CLIKINAL LINGUISTIK and AUDITORY MILESTENOS SCALE (capute dkk 1986). Menggunakan tonggak perkembangan berbahasa masa prasekolah :

Tonggak perkembangan Usia reranata(Dalam bulan)
Mengetahui kelaminnya 30
Mengetahui nama 36
Mengetahui usia 36
Menggunakan perintah preposisi (dibawah ,diatas,dibelakang,didepan) 36
Mengidentifikasi 3 warna 36
Mengetahui apa yang ia lakukan bila “lapar ,”cape,”Kedinginan” 36
Mengikuti tiga tahapan perintah 54
Mengikuti alamat rumah 60

a) Perkembangan psikologis, Pada usia 2 atau 3 tahun seorang anak mulai melihat kemempuan- kemampuan tertentu dalam dirinya .Sikap terhadap orang lain mulai berubah .Disatu pihak membutuhkan orang tua , Dilain pihak kekakuannya mulai tumbuh dan ingin mengikuti kehendak – kehendaknya sendiri ,Ia sering membantah , masa ini disebut juga sebagai masa negatifitas yang pertama ,masa negatifitas tumbuh pada usia 5 sampai 6 tahun , Anak dalam perkembangan kepribadianya selalu membutuhkan seorang tokoh untuk identifikasi ,Idemtifikasi berarti dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain . Pada anak ,Biasanya tokoh yang ingin disamai adalah ayah atau ibu .Dalam prosesnya ,Tampa disadari oleh sang anak bisanya mengambil alih sikap-sikap ,Norma ,nilai, dan sebagainya dari tokoh identifikasi (1998:26)
b) Perkembangn Moral , Pada masa ini anak sudah memiliki dasar –dasar dari sikap-sikap moralitas terhadap kelompoknya .Kalau sebelumnya anak diajarkan tentang apa yang benar dan apa yang salah maka pada masa ini lebih ditunjukkan mengenai bagaimana ia harus bertingkah laku ,Anak harus dapat merasakan akibat yang menyenangkan dari tingkah lakunya yang sesui kelompok sosial , Demikian akibat yang tidak menyenangkan pabila ia berlaku demikian. Anak juga mengenal suatu tindakan itu baik dari hadiah yang dijanjikan oleh orang tuanya .Artinya anak tau tindakan itu benar jika dengan tindakan itu kebutuhanya terpuasakan. Jadi masa ini anak dapat memperlihatkan sesuatu perbuatan yang baik ,Tapi masih tampa pengetahuan mengapa ia harus berbuat demikian .Ia melakukan iani untuk menghindari hukuman yang mingkin akan dialami dari lingkuangan sosial atau untuk memperoleh pujian atau untuk pemenuhan kebutuhannya . Dengan adanya rangsangan dari orang tua untuk anak berbuat baik diharapkan bahwa pada nak-anak tertanam nilai-nilai moral yang baik. Dengan dorongan orang tua dan usaha anak itu sendiri untuk selalu berbuat baik ,Diharapkan mulai anak mengerti ,ia sendiri kan tau mengapa perbuatan tertentu itu dikatakan baik dan yang tidak baik dengan demikian moralitas anak semakin berkembang.
c) Perkembang sosial ,Dunia pergaulan anak menjadi sangat luas keterampilan dan penguasaan dalam bidang fisik ,motorik,emosi sudah lebih meningkat. Anak makin ingin melakukan bermacam-macam kegiatan . Pada masa ini anak dihadapkan pada tuntutan sosial dan susunan emosi baru ,Bila orang tua dan lingkungan memberi kebebasan dan kesempatan untuk melakukan kegiatan ,Mereka mau menjawab pertanyaan anak dan tidak menghambat fantasi dan kreasi dalam bermain ,Dalam diri anak akan berkembang inisiatif. Sebaliknya krena pada masa ini mulai juga terpupuk kata hati ,Maka bila ajaran moral disiplin ditanamkan terlalu keras dan kaku ,Pada anak kan timbul rasa bersalah (menurut Erikson terjadi krisis antara inisiatof dengan rasa bersalah)(1989:12)
Arti bermain bagi anak-anak
Pada usia kanak-kanak fungsi bermain mempunyai pengaruh besar sekali bagi perkembangan anak . Jika pada orang dewasa sebagian besar dari perbuatanya diarahkan sebagai pencapaian tujuan dan prestasi dalam bentuk kerja,maka kegiatan anak sebagian terbentuk aktifitas bermain.
Permainan adalah kesibukan yang dipilih sendiri oleh tujuan .Sekalipun kita menyangka anak itu Cuma bermain-main dengan rasa tak acuh saja , Namun pada hakikatnya kegiantan tadi disertai intensitasa kesadaran , Minat penuh dan usaha yang keras ,Gerak-gerik kegiantan anak disebabkan oleh:
1. kelebihan tenaga yang terdapat ada dirinya ,
2. Dorongan belajar guna melatih semua fungsi jasmani dan rohani.
Gerakan-gerakan bermain itu antara lain : Menerjang,memukul –mukul,meyembur-nyembur,merangkak,meluncur,melempar ,menyobek-nyobek kertas ,duduk,berdiri,berlari dan lain-lain . Identitas gerak permainan bergantung pada besarnya tenaga anak , Terutama pada yang kelebihan tenaganya . JIka kelebihan tenaganya berkurang maka permainan menjadi mengendor dan akhirnya berhenti .(1995:116)

4. Masa anak – sekolah (umur 6-12 th)
Banyak ahli menganggap masa ini sebagai masa tenang atau masa laten dimana apa yang telah terjadi dab di pupuk pada masa sebelumya akan berlangsung terus untuk masa –masa selanjutnya .
tahap usia ini disebut sebagai usia kelompok dimana anak mulai perhatian dan hubungan intim dalamk keluarga kerja sama dalam teman dan sikap terhadap kerja ataupun beklajar.
Dengan memasuki SD salah satu yang penting yang perlu dimiliki anak adalah kematangan sekolah tidak saja mengikuti kecerdasan dan keterampilan motorik ,Bahasa , Tetapi juga hal lain seperti dapat menerima otoritas tokoh lain diluar orang tuanya .Kesadaran akan tugas ,Patuh terhadap peraturan dan dapat mengendalikan emosi-emosinya . Beberapa keterampilan yang perlu dimiliki anak pada fase ini meliputi antara lain :
1. Keterampilan menolong diri sendiri , Makan ,dandan , mandi
2. Keterampilan bantuan sosial ;anak mampu dalam tugas-tugas rumah tangga ,seerti nyapu,membersihkan rumah ,mencuci dan sebagainya
3. Keterampilan sekolah : Meliputi penguasaan dalam hal akademik dan non akademik misalnya mengarang,matematika,menyanyi,melukis,dan sebagainya .
4. Keterampilan bermain ;meliputi keterampilan dalam berbagai jenis permainan seperti mengendarai sepeda ,sepatu roda ,catur,Bulu tangkisdan lain-lain(1989:13-14)

5. Masa Remaja
Masa remaja dikenal sebagai sebagi masa yang kesukaran ,Bukan saja kesukaran individu yang bersangkutan Tetapi juga pada orang tuanya ,masyarakatbahkan pada aparat keamanan .Hal ini disebabkan karena transisi antara anak-anak dan dewasa .Masa ini sering di hadapkan suatu yang membingungkan ,Disatu pihak ia masih anak –anak dilain pihak ia harus seperti orang dewasa . situasi ini seperti menyebabkan prilaku aneh canggung kalu tidak terkontrol akan menjadi suatu kenakalan . Dalam usaha mencari

identitas diri sendiri ,Seorang remaja sering membantah oaring tuanya kareana ia mempunyai pendapat-pendapat sendiri ,Cita-cita serta nilai-nilai sendiri yang berbeda dengan orang tuanya .Perbedaan pendapat dan nilai-nilai antara remaja dan orang tuanya menyebabkan remaja tidak selau mau menurut pada orang tuanya .
Tingkatan-tingkatan perkembangan dalam masa remaja dapat berbagi dalam berbagai cara , Salah sarunya pembagian yang dilukan oleh STOLZ adalah sebagai berikut :
a) Masa Prepuber : Satu atau dua tahun sebelum remaja ,Anak menjadi gemuk pertumbuhan tinggi terhambat sementara .
b) Masa puber : perubahan-perubahan sangat nyata dan cepat anak wanita lebih cepat memasuki masa ini dari pada pria ,Masa ini lamanya berkisar antara 2,5-3,5 th
c) Masa Postpuber : pertumbuhan yang cepat sudah berlalu tetapi perubahan-perubahan tetap berlangsung pada beberapa bagian badan.
d) Masa akhir puber : Melanjutkan perkembangan sampai mencapai tanda-tanda kedewasaan.

6. Masa Dewasa
Memasuki alam kedewasaan ,Seorang laki-laki harus mempersiapkan diri untuk dapat hidup dan menghidupi keluarganya .Sedangkan kaum wanita mempersiapkan diri untuk berumah tangga menjadi Istri dan seorang ibu . Laki-laki lebih agresif dan dominan , Sedangkan wanita lebih pasif dan submitif. Tingkah lakunya pria lebih kasar dan wanita lebih halus.

sumber : http://ruangbebas.wordpress.com/2009/11/05/perkembangan-perilaku-dan-kepribadian-manusia-masa-prasekolah/


Selanjutnya, faktor apa yang sebenarnya mempengaruhi tingkah laku atau sikap kita yang berubah-rubah dari masa kecilhingga dewasa?
sebenarnya banyak sekali faktor-faktor yang membuat tingkah laku kita berubah-rubah, seperti karena mencontoh perilaku dari orang lain atau yg lainnya.
Manusia pada dasarnya pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan sesuatu yang berkaitan erat. Pertumbuhan merupakan proses perubahan fisik atau tubuh pada manusia yang bersifat evolusi dan hanya pada batas waktu tertentu. Pertumbuhan sebagai hasil proses pematangan fungsi-fumgsi fisik. Contoh dari pertumbuhan misalnya perubahan tinggi badan, berubahnya berat badan, semakin sempurnanya syaraf, dan organ-organ pada manusia. Perubahan dimensi serta perubahan dalam sifat-sifat jasmaniah dari kekuatan dan kapasitas otot pada tubuh. Pertumbuhan merupakan proses yang berkesinambungan mulai dari keadaan sederhana sampai pada keadaan yang kompleks.

Disamping manusia mengalami pertumbuhan, manusia juga mengalami proses perkembangan. Perkembangan merupakan tahapan-tahapan perubahan yang mengacu baik fisik maupun psikis pada manusia menuju arah yang lebih maju dan sempurna. Perkembangan ini terjadi dalam kehidupan manusia karena hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik dan kemudian juga dapat di dukung pula oleh faktor lingkungan. Proses perkembangan biasnya dapat berupa bertambahnya berat badan, bertambahnya tinggi badan, dan proporsi organ-organ tubuh lainnya kemudian misalnya seperti dari bisa berbaring, lalu mampu tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, berbicara dan seterusnya. Perkembangan dapat bersifat evolusi maupun inevolusi artinya bahwa perkembangan yang terjadi pada manusia tidak hanya mengalami kemajuan akan tetapi juga dapat mengalami kemunduran. Perkembangan terjadi karen kematangan pola-pola dasar tingkah laku dan bukan merupakan hasil dari proses belajar.

Ada beberapa perkembangan pada manusia seperti :

1. Perkembangan fisik

Perkembangan fisik pada manusia dapat mencakup pertumbuhan biologis.Misalnya pertumbuhan otot,otak.tulang,serta penuaan dengan berkurangnya ketajaman pandangan mata dan berkurangmya kekuatan-kekuatan otot.

2. Perkembangan Kognitif

Perkambangan kognitif pada manusia mencakup perubahan-perubahan dalam berfikir, kemampuan berbahasa yang terjadi melalui proses belajar.

3. Perkembangan Psikososial

Perkembangan psikososial berkaitan dengan perubahan-perubahan emosi dan identitas pribadi individu yaitu bagaimana seseorang berhubungan dengan keluarga, teman-teman, dan gurunya.

Pertumbuhan dan perkembangan walaupun hampir sama tetapi ada perbedaannya yaitu perkembangan akan berlanjut terus hingga manusia mengakhiri hayatnya sedangkan pertumbuhan hanya terjadi sampai manusia mencapai kematangan fisik artinya bahwa individu tidak akan bertambah tinggi atau besar jika batas pertumbuhan tubuhnya telah mencapai tingkat kematangan.

Sumber :http://edukasi.kompasiana.com/2010/11/13/pertumbuhan-perkembangan-dan-faktor-yang-mempengaruhi/

0 komentar:

Posting Komentar